Si Nona Yang Tak Enggan Meminta Maaf Lebih Dulu, Jadi Pilihan Yang Tak Perlu Diadu

Posted by Ganas003 on Juli 31, 2019 in

Meski tak semua, wanita memang lebih egois dari kita. Dengan banyak sekali macam alasan, kadang-kadang kaum hawa tegak pada pendiriannya “Aku tak salah, seharusnya dialah yang minta maaf duluan”. Ya begitulah perempuan, susah mengaku salah meski dirinya memang tak benar. 


Sebagaimana hasil dari survei yang dilakukan di Inggris terhadap 2000 orang responden wanita dan laki-laki, ada 7 dari 10 orang wanita mengaku secara terang-terangan jikalau dirinya memang benar egois. Meski secara sekilas kita dan mereka memang sama-sama egois, namun pada survei ini perempuanlah yang jauh lebih egois.


Tapi bung tak perlu terburu-buru untuk melabeli mereka semua sama. Sebab meski katanya mereka semua egoisnya, tentu ada juga wanita yang mau mengalah. Nona ini tentu tak biasa, alasannya ialah berani menurunkan egonya hanya untuk meminta maaf kepada kita. Kalau sudah begini, apa bung masih ragu untuk menambatkan hati padanya?


Berujar Maaf Jelas Susah Dilakukan, Tapi Si Nona Ini Sepertinya tiba Dari Bongkahan Kesabaran


 kadang-kadang kaum hawa tegak pada pendiriannya  Si Nona yang Tak Enggan Meminta Maaf Lebih Dulu, Kaprikornus Pilihan yang Tak Perlu Diadu


Coba bayangkan, bung sedang berdebat andal untuk kemudian saling menyalahkan tanpa ada yang mau menyalah. Beberapa saat, biasanya kita dan pasangan akan saling membisu dan menunggu, pihak mana yang akan bersuara lebih dulu. Pada beberapa kisah sebelumnya, bung mungkin jadi pihak yang mengalah, tapi nona yang kini justru sebaliknya.


Mengekecilkan sedikit egonya, untuk kemudian berujar maaf kepada kita. Manis bukan? Tentu saja iya.


Nampaknya ia memang berbeda, punya kapasitas sabar yang tak ibarat wanita biasa. Dimatanya meminta maaf bukan hanya ihwal siapa yang salah, melainkan bagaimana meredam situasi kembali ibarat biasa. Tak hanya merasa beruntung, bung tentu bangga bisa bersanding dengannya.


Ia Paham, Meminta Maaf Adalah Jembatan Untuk Memperbaiki Hubungan Agar Tak Lagi Pupus di Tengah Jalan


 kadang-kadang kaum hawa tegak pada pendiriannya  Si Nona yang Tak Enggan Meminta Maaf Lebih Dulu, Kaprikornus Pilihan yang Tak Perlu Diadu


Memetik pelajaran dari pertikaian pada kekerabatan sebelumnya, beberapa pertengkaran tanpa simpulan kadang jadi sesuatu yang menyudahi cerita. Hasilnya? Bung mungkin akan kembali sendiri, dan membiarkan ia pergi. Sebab kenyamanan, akan pandangan yang sejalan jadi kunci kelangsungan sebuah hubungan.


Tak perduli seberapa pecah suasana yang gaduh, tak ada sedikitpun rasa aib untuk merendah dan meminta maaf lebih dulu. Agak berbeda dari pasangan sebelumnya, nona ini tahu meredam emosi ialah penyejuk yang akan menyelamatkan hubungan.


Sebab Sosok Seperti Ini Jarang Ditemui, Jangan Sampai Ia Lepas Lagi


 kadang-kadang kaum hawa tegak pada pendiriannya  Si Nona yang Tak Enggan Meminta Maaf Lebih Dulu, Kaprikornus Pilihan yang Tak Perlu Diadu


Pribadi yang ibarat ini terang langka, bahkan dari sekian banyak wanita yang bung pernah kenal. Bisa jadi ia ialah yang pertama, bisa melakoni semua perilaku yang sedari tadi sedang kita bicarakan.


Tanpa bermaksud melebih-lebihkan, beliau yang kerap meminta maaf lebih dulu entah lantaran memang kesalahannya atau tidak ialah insan yang berbesar hati. Bahkan kalau bisa menerka, barangkali hatinya terbentuk dari rasa toleransi yang tinggi, dan tentu tak ada pada setiap wanita yang bung temui.


Namun bukan berarti juga bung bisa semena-mena, dengan bertindak sesuka hati dan selalu menunggu beliau  yang akan mengalah.


Dan Tak Hanya Itu Saja, Nona Ini Jelas Punya Tanggung Jawab Untuk Semua Pilihan yang Diambilnya


 kadang-kadang kaum hawa tegak pada pendiriannya  Si Nona yang Tak Enggan Meminta Maaf Lebih Dulu, Kaprikornus Pilihan yang Tak Perlu Diadu


Perkara meminta maaf lebih dulu, jadi satu bukti yang juga menggambarkan kedewasaan yang ia miliki. Tanpa harus merasa malu, ia justru tiba dengan rasa rendah hati. Bung tak perlu menaruh gengsi setinggi langit, cobalah sambut perilaku manisnya dengan respon yang senada. Berterimakasih dikarenakan telah lebih dulu meminta maaf. Sampaikan pula jikalau bung juga menyesal.


Tak perlu bersandiwara, katakan semua kekesalan yang mungkin bung sedang rasa. Sebab pengukuhan itu akan memudahkannya memahami bung kembali ibarat biasa.


Baginya setiap pilihan ialah baik, termaksud menentukan untuk meminta maaf lebih dulu serta bertanggung jawab atas semua yang telah ia ambil.


Tulus Tanpa Bersandiwara, Ia Paham Meminta Maaf Bukanlah Sebuah Keburukan


 kadang-kadang kaum hawa tegak pada pendiriannya  Si Nona yang Tak Enggan Meminta Maaf Lebih Dulu, Kaprikornus Pilihan yang Tak Perlu Diadu


Peringainya yang selalu tampil apa adanya, menjauhkan ia dari sesuatu yang bersifat drama. Bahkan istilah akal-akalan minta maaf yang sering dengan menempatkan diri paling bersalah bukanlah trik yang akan ia pakai demi menenangkan suasana. Apa yan disampaikannya ialah murni tiba dari sebuah ketulusan yang memang benar tanpa rangkaian.


Bung tak perlu lagi sibuk mencari kesana-kemari, alasannya ialah ia yang sudah ada di depan mata nampaknya ialah pilihan baik yang mesti segera dikunci. Seban mencari wanita dengan kelapangan hati ibarat ini, ialah sesuatu yang sulit dicari. Walau kata maaf tak akan menuntaskan semuanya yang telah terjadi, setidaknya ia sudah membesarkan hati untuk merendah diri demi situasi yang lebih baik lagi.