6 Kiat Berkendara Dengan Motorsport

Posted by Ganas003 on Agustus 16, 2019 in ,

Yang namanya berkendara dengan motorsport memang agak tricky. Selain harus menyiapkan fisik dan stamina yang prima—lantaran bobot body motor semacam ini pastinya di atas motor skuter matic, menunggangi kuda besi yang satu ini tak menyerupai naik motor lainnya. Pasalnya, ada tips khusus yang perlu diketahui semoga tubuh tetap nyaman selama berkendara dan motor pun tetap dalam kondisi baik setibanya di tujuan seusai berkendara.


1.Biasakan Melakukan Cek Secara Menyeluruh Sebelum Berkendara


Sebelum memulai perjalanan, biasakan mengecek motor apakah motor dalam kondisi prima, mulai dari ban, rem, kopling, hingga sektor lampu. Jika semua aman, gres cari riding position alias posisi duduk yang menurutmu paling nyaman sehingga ketika berkendara pun sanggup santai namun tetap hati-hati.


2.Pastikan Sudah Tahu Posisi Badan yang Benar Saat Hendak Berkendara


Jangan alasannya yakni mengejar gagah-gagahan lantas Bung memposisikan tubuh jauh dari stang hingga tangan lurus dan kaku. Karena ini bukan motor skuter matic, maka badanmu justru harus sedikit menunduk dengan posisi lenganmu sedikit menekuk.


Kenapa harus begitu? Karena lengan yang menekuk ini akan membantumu meredam rebound alias tendangan balik peredam kejut pada stang ketika motor menghantam lubang. Kalau posisi sudah mantap, barulah mulai berkendara.


3.Jangan Asal Naik, Posisi Kaki pun Harus Stabil


Untuk posisi kaki, penempatannya harus pas alasannya yakni ruangnya tak sebanyak di motor skutik yang memakai deck lebar. Motorsport hanya punya sedikit footstep kawasan meletakan kaki. Lalu paha harus melekat ke tangki motor dengan posisi menjepit. Kendati begitu bukan berarti membisu dengan tegang dan kaku. Kakimu harus tetap dalam kondisi relaks.


Yang namanya berkendara dengan motorsport memang agak tricky 6 Kiat Berkendara dengan Motorsport


Posisi ini akan mempermudah untuk melaksanakan antisipasi bila Bung akan melaksanakan manuver ekstrem menyerupai hendak menghindari tabrakan. Dengan paha yang melekat ke tangki, Bung sanggup mempertahankan posisi duduk semoga tidak tergeser ke kanan kiri dan sanggup mengeliminir risiko terpental dari motor.


4.Carilah Posisi yang Senyaman Mungkin untuk Tangan ketika Menggenggam Stang


Untuk posisi tangan, perhatikan posisi tangan ketika menekan tuas kopling dan rem depan. Usahakan ketika mengoperasikan tuas rem depan atau kopling yaitu dengan cara menekan ujung tuas supaya ringan. Menekan tuas kopling sanggup memakai dua jari yang sekiranya dianggap paling nyaman bagi pengendara.


5.Kenali Bentuk Motor Yang Bung Kendarai


Banyak orang meremehkan hal ini dan pribadi saja betot gas ketika menunggangi kuda besinya. Padahal bentuk motor yang berbeda akan menciptakan pengendalian yang berbeda pula. Ambil pola contohnya GSX-R150 dan GSX-S150. Dua motor Suzuki ini punya DNA yang sama, namun bentuknya berbeda sehingga handlingnya pun akan berbeda.


GSX-R150 dengan fairing tentunya punya body depan yang lebih lebar kalau dibanding saudaranya tipe S yang bertipe naked bike. Tentunya butuh ruang lebih lebar kalau merambah kemacetan.


Yang namanya berkendara dengan motorsport memang agak tricky 6 Kiat Berkendara dengan Motorsport


Hal lainnya contohnya spion GSX-R150 yang ditanam di body depan sementara GSX-S150 berada di tangki. Ini akan menciptakan perbedaan alasannya yakni GSX-S150 spionnya akan sanggup ikut menyelip kalau stang dimainkan ketika beraksi diantara kendaraan lain, sementara tipe R butuh perhitungan sebelumnya alasannya yakni spionnya tang tak bergerak.


6.Kenali Juga Karakter Motormu Agar Tepat Mengambil Kesimpulan Di Jalan


Bung harus mengenali huruf motormu dengan tepat. Mulai dari huruf mesin hingga huruf berkendaranya. Coba kita ambil pola GSX-S150. Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan berpengaruh melalui transmisi 6 percepatan.


Karakternya jinak diputaran bawah sehingga membuatmu tak repot kalau mengendalikannya di RPM rendah.Tapi jangan lantas anggap remeh tenaganya. Kenali dulu, alasannya yakni ketika diputaran menengah dan atas kalau tak siap, Bung akan dibentuk terkejut dengan ledakan tenaganya.


Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini mempertontonkan rangka Single Cradle yang sanggup terlihat jelas. Ukurannya sendiri mempunyai panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.


Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini sanggup dibilang cukup besar untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.


Ukuran kekar ini berlanjut hingga kaki-kaki. Di depan memakai suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90. Tentunya cukup lebar untuk membuatmu tetap stabil di jalan lurus, namun cukup lincah untuk melaksanakan manuver.


Nah dengan kiat-kiat macam itu tentunya Bung akan lebih kondusif dan nyaman mengendari motorsport milikmu.