Sepak Bola Indonesia Ingin Berjaya Di Tahun Ke-100Nya, Lantas Sejauh Mana Persiapannya?

Posted by Ganas003 on Agustus 18, 2019 in

Tak hanya dari segi Ekonomi, negara juga ingin berbenah diri dari segi Sepak Bola. PSSI selaku organisasi yang mengurus sepakbola mempunyai beberapa sasaran yang akan ditempuh hingga tahun 2045. Hal ini sudah dilakukan oleh beberapa federasi sepakbola yang telah maju ibarat Jerman, Jepang dan Belgia. Sepak bola kita memang sedang puasa gelar, tapi wwalaupun telat, toh tak ada salahnya jikalau mencoba untuk mengupayakan.


Keseriusan PSSI untuk membenahi sepakbola semoga bukan hanya lip service saja. PSSI harusnya sanggup berkaca dari kasus pembekuan acara sepakbola oleh federasi tertinggi yakni FIFA. Memang sudah seharusnya pula ketika FIFA berbaik hati untuk mencabut sansksinya, PSSI  berbenah secara gesit.


Usia Muda Sudah Dipatok Menjadi Tonggak Sejarah


 negara juga ingin berbenah diri dari segi Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Ingin Berjaya Di Tahun Ke-100nya, Lantas Sejauh Mana Persiapannya?

Sumber : Mediaindonesia.com


Kita tak boleh menutup mata bahwa, sepakbola kita memang kurang begitu sanggup diharapkan. Terlalu muluk-muluk untuk berbicara kapan Indonesia sanggup berlaga di Piala Dunia, meskipun sejarah pernah berkata bahwa Indonesia pernah tampil pada tahun 1938 dengan nama Hindia Belanda. Untuk kancah Piala antar negara ASEAN saja, kita tak pernah sekalipun membawa trophy-nya. Hanya selalu puas di posisi kedua selama 6 kali dari 11 kali pagelaran.


Berbagai aspek dan penunjangnya sedang dibenahi mulai tahun ini. Seperti perkembangan pemain muda mulai dari  usia 6 tahun, atau yang sebut sebagai akar rumput. Karena pengembangan pemain muda memang harus diterapkan untuk menjaring bakat baru. Selain itu, kepelatihan dan kursus, riset dan perkembangan, futsal, hingga perwasitan juga akan dibenahi. Demi membangun ekosistem yang baik bagi pengembangan sepakbola. Semoga tak ada lagi, sistem yang putus ditengah jalan.


Sepakbola Bukan Sekedar Olaharaga Tapi Bisnis yang Makara Sumber Rupiah


 negara juga ingin berbenah diri dari segi Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Ingin Berjaya Di Tahun Ke-100nya, Lantas Sejauh Mana Persiapannya?

Sumber : Goal.com


Terlalu lamanya tim sepakbola di Indonesia dimanjakan lewat APBD, menciptakan banyak klub tidak sanggup berdikari (berdiri di kaki sendiri). Mandiri, menjadi hal sulit yang diterapkan beberapa tim. Sekarang tim-tim tersebut telah beranjak dan mencoba berdikari untuk sanggup hidup. Segi bisnis ini memang juga salah satu acara PSSI, fokusnya kepada pemasaran, sponsor, relasi dengan fans, promos digital, infrastruktur dan juga keamanan.


Aspek-aspek tersebut diungkapkan eksklusif oleh sekjen PSSI, Ratu Tisha. Klub menjadi point penting yang harus dibenahi. Karena tingkat kompetitif suatu liga juga dipacu oleh klub-klub yang sehat. Kalau banyak klub yang tidak sehat menciptakan liga kurang bersaing antar tim. Tisha juga menyampaikan beberapa fokusnya tersebut semoga sanggup berjalan dari tingkat povinsi mau tingkat klub.


Mencontoh Eropa Agar Kompetisi Tak Lagi Mengulangi Kesalahan yang Sama


 negara juga ingin berbenah diri dari segi Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Ingin Berjaya Di Tahun Ke-100nya, Lantas Sejauh Mana Persiapannya?

Sumber : Goal.com


Kompetisi yang berkualitas dan kompetitif juga menjadi misi PSSI. Liga Indonesia belum sanggup dikatakan membaik. alasannya dalam demam isu ini saja terdapat beberapi kali perkelahian antar supporter, sekaligus antar tim yang berlaga karena banyak sekali alibi menguak. Seperti wasit yang berat sebelah. Kompetisi Liga Indonesia daam dilema perkelahian sudah menjadi paket tahunan yang kerap terjadi.


Sekarang PSSI mencoba mencontoh bentuk dari Liga Inggris dengan membentuk Piala FA, yang berjulukan Piala Indonesia. Bentuknya pun sama dengan mengikut sertakan semua tim dari seluruh divisi. Sebelumnya Indonesia juga mempunyai Piala Liga yang berjulukan Copa Dji Sam Soe namun hanya berjalan 4 demam isu saja. Ada pun melibatkan Piala Indonesia menciptakan iklim sepakbola Indonesia jadi makin kompetitif.


Olimpiade Menjadi Target Selanjutnya


 negara juga ingin berbenah diri dari segi Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Ingin Berjaya Di Tahun Ke-100nya, Lantas Sejauh Mana Persiapannya?

Sumber : Jawapos.com


Berlaga di Olimpiade pernah dilakoni Indonesia tahun 1956 kala digelar di Australia, Indonesia yang pada dikala diperkuat Ramang berhasil melaju ke babak delapan besar sebelum takluk dari Uni Soviet. Setelah beberapa tahun lamanya, Indonesia tak pernah lagi berlaga di Olimpiade. Sekarang PSSI menargetkan untuk menembus Olimpiade tahun 2024.


Walaupun Olimpiade bukan ajang yang bergengsi-bergensi amat di bidang sepakbola. Namun, untuk berlaga sanggup menambahkan pengalaman serta memperlihatkan atmosfir berbeda bagi para pemain. Demi melancarkan sasaran tersebut jenjang pemain muda Indonesia harus dibina sebaik-sebaiknya yang dimulai dari usia 9 tahun, 12 tahun hingga 15 tahun. Pembinaan yang dilakukan dengan cara menciptakan bank data ihwal para pemain tersebut dan dipantau perkembangannya.


Jalan Pintas Berlaga Di Piala Dunia


 negara juga ingin berbenah diri dari segi Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Ingin Berjaya Di Tahun Ke-100nya, Lantas Sejauh Mana Persiapannya?

Sumber : Goal.com


Salah satu acara tersebsar yang akan dicapai yaitu menjadi tumah rumah Piala Dunia 2034. Menjadi tuan rumah Piala Dunia, otomatis akan menciptakan timnas Indonesia berlaga. Sebut saja ini jalan pintas biar sanggup berlaga di mata dunia. Karena untuk melewati fase kualifikasi, Indonesia masih kewalahan. Indonesia dan Thailand diberikan kepercayaan sebagai pemimpin konsorsium AFF. Tetapi masih ada proses tawar menawar dengan FIFA biar terealisasikan menjadi tuan rumah. Tidak ibarat pada tahun-tahun sebelumnya di mana Nurdin Halid yang menargetkan Indonesia menjadi tuan rumah 2022. Ketidakjelasan darinya menciptakan Indonesia pada dikala itu hanya puas diangan saja.