Sesuatu Ini Sejatinya Tak Penting Dalam Pernikahan, Namun Tetap Diperjuangkan Meski Kocek Bolong Sedalam Jurang

Posted by Ganas003 on September 19, 2019 in ,

Pada ijab kabul di zaman kini memang ada beberapa hal yang ditambahkan, meskipun tak berfaedah namun tetap diusahakan. Padahal jikalau dihitung dari segi biaya, cukup menyita pengeluaran. Bagi Bung yang mengalami hal ini, lebih baik berpikir lagi. Pernikahan itu ikatan dua sejoli bukan urusan menciptakan konten menarik atau tidak dalam suatu ajang. Makara apabila Bung terlalu memusingkan banyak sekali hal diluar urusan kesakralan nampaknya sangat absurd Bung.


Seperti booth foto di ijab kabul gotong royong tak terlalu dianjurkan. Akan tetapi banyak yang rela mengeluarkan biaya lebih untuk ihwal menyerupai ini. Sebenarnya memang tidak salah sih, namun apabila Bung merasa keberatan gotong royong tidak dilakukan pun juga tidak akan mengurangi kesakralan pernikahan. Lantas hal apa saja yang sering dilakukan padahal tidak begitu krusial dalam pernikahan?


Foto Pre-Wedding Sebenarnya Adalah Budaya yang Tidak Perlu Diperanakkan


Pada ijab kabul di zaman kini memang ada beberapa hal yang ditambahkan Sesuatu Ini Sejatinya Tak Penting Dalam Pernikahan, Namun Tetap Diperjuangkan Meski Kocek Bolong Sedalam Jurang


Untuk foto pre-wedding biasanya seseorang sudah mengincar beberapa spot matang. Saking matangnya, hingga rela terbang ke luar kota mencari tempat wisata atau hanya mengandalkan tempat sekitarnya bukan? Tentu saja itu sudah memakan biaya Bung. Belum lagi Bung mesti menyewa fotografer dengan segala macam tetek bengeknya. Sehingga budget pun keluar secara sukarela. Coba lah Bung hitung-hitung lagi berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk foto pre-wedding? Padahal dikala resepsi berlangsung pun, Bung juga menyewa fotografer. Mubazir kan jatuhnya?


Menunjuk Kawan Terdekat Untuk Menjadi Pendamping Pernikahan yang Erat


Pada ijab kabul di zaman kini memang ada beberapa hal yang ditambahkan Sesuatu Ini Sejatinya Tak Penting Dalam Pernikahan, Namun Tetap Diperjuangkan Meski Kocek Bolong Sedalam Jurang


Penunjukan mitra bersahabat sebagai pendamping mempelai kerap dilakukan di kurun sekarang. Tidak hanya wanita saja yang mempunyai bridesmaid, tetapi pria pun juga. Kawan-kawan yang dahulu senasib seperjuangan sehingga menjadi teman dekat, bahkan dapat dibilang saudaraan, Bung daulat menjadi groomsmen. Selain itu, Bung pun mesti mengeluarkan uang lebih untuk membelikan mereka seragam. Ya memang dikala berseragam, memang terlihat lebih elegan, tetapi pikirkan juga soal pengeluaran. Apakah cukup untuk hingga ke jenjang ijab kabul atau mesti menghutang.


Menggunakan Vendor Pernikahan Papan Atas Supaya Ajang Pernikahan Terlihat Berkelas


Pada ijab kabul di zaman kini memang ada beberapa hal yang ditambahkan Sesuatu Ini Sejatinya Tak Penting Dalam Pernikahan, Namun Tetap Diperjuangkan Meski Kocek Bolong Sedalam Jurang


Ketika ijab kabul telah direncanakan Bung pun memikirkan segala ihwal yang bakal dijalankan. Apa lagi si nona juga turut pusing untuk memikirkan masalah gedung dan makanan. Karena kepusingan tersebut, Bung pun mendaulat vendor untuk mengerjakan.


Ingin terlihat berkelas di ajang sekali seumur hidup ini, Bung pun mendaulat vendor papan atas untuk mengerjakan semuanya, yang portofolionya pun terpampang telah dipercaya meng-handle beberapa ijab kabul selebritis. Termakan oleh iklan dan ego, balasannya tanpa pikir panjang Bung mengiyakan. Efeknya sesudah selesai ajang pernikahan, Bung mendapat beban tanggungan berat karena biaya yang membengkak.


Pelepasan Masa Lajang Dengan Pesta Bujang


Pada ijab kabul di zaman kini memang ada beberapa hal yang ditambahkan Sesuatu Ini Sejatinya Tak Penting Dalam Pernikahan, Namun Tetap Diperjuangkan Meski Kocek Bolong Sedalam Jurang


Pesta bujang kerap dilakukan para pria kala bakal melepas masa lajang. Seolah-olah menjadi malam terakhir, pesta lajang pun dilakukan secara besar-besaran. Dengan menyewa kamar hotel, ditambah minuman dari kualitas berkelas, acak-acakan di sudut-sudut kamar. Hingga pesta pun usai dan tidak sadar kalau sudah menghabiskan uang berjuta-juta hanya untuk memanjakan masa muda yang katanya sudah usai usianya.


Memilih Gedung yang Mahal Agar Pernikahan Terkesan Megah Dan Berkelas


Pada ijab kabul di zaman kini memang ada beberapa hal yang ditambahkan Sesuatu Ini Sejatinya Tak Penting Dalam Pernikahan, Namun Tetap Diperjuangkan Meski Kocek Bolong Sedalam Jurang


Tempat terkadang menjadi pertimbangan besar untuk menyelenggarakan pernikahan. Biasanya, untuk orang yang mempunyai standar kelas yang tinggi otomatis, gedung menjadi salah satu opsi. Memang banyak untungnya, akan tetapi  untuk segi biaya terkadang tidak terlalu istimewa. Harganya pun bermacam-macam untuk durasi 2 hingga 3 jam.


Padahal gedung tak selau menjadi patokan, apabila budget pas-pasan sesungguhnya rumah menjadi pelaminan idaman. Namun , alasannya yaitu gengsi tinggi yang tak dapat dipungkiri, apa lagi diobati, menciptakan Bung menjadi gelap mata untuk dapat melakukan itu semua. Kalau sudah terlanjur, barulah pengeluaran bejibun untuk sewa gedung begitu berasa. Demi mengiklhaskan semuanya, Bung pun lantas berkata “Tak apa, sekali seumur hidup ini!”, ya kan?