Sekolah Keolahragaan Ragunan Yang Menelurkan Atlet Sepak Bola Tanpa Pernah Bosan

Posted by Ganas003 on Oktober 05, 2019 in

Egy Maulana Vikri beberapa bulan terakhir kerap menjadi pembicaraan, apa lagi sehabis bergabung dengan klub papan atas di Liga Utama Polandia. Namun, tahukah Bung jika Egy yaitu hasil besutan sekolah keolahragaan? Ya, Egy yaitu hasil besutan dari sekolah khusus olahraga milik pemerintah, SKO Ragunan. Tempat ini menjadi salah satu tempat di mana bakat berjulukan Egy diasah kemampuanya secara matang dan mumpuni hingga bisa mengaplikasikan skillnya dengan baik.


SKO Ragunan sendiri merupakan sekolah gratis untuk para atlet ataupun olahragawan, dan tidak hanya khusus untuk sepakbola, namun dengan cabang olahraga lainnya. Biasanya penawaran yang dilakukan SKO Ragunan khusus untuk para bakat yang berbakat. Di Indonesia tidak banyak SKO hanya ada beberapa saja yang tersebar di banyak sekali daerah. Seperti SKO Jawa Timur, SKO Riau, SKO Kalimantan Timur, dan SKO Aceh. Itu pun sebagian hanya mempunyai jenjang mata pendidikan tingkat SMA, khusus untuk Ragunan dimulai dari jenjang pendidikan SMP, yang mana didirikan tahun 1977.


Sang Kiper Macan Kemayoran Matang Bersama SKO Ragunan


Egy Maulana Vikri beberapa bulan terakhir kerap menjadi pembicaraan Sekolah Keolahragaan Ragunan yang Menelurkan Atlet Sepak Bola Tanpa Pernah Bosan


Tidak hanya Egy Maulana saja yang menjadi bukti kesuksesan SKO Ragunan membuatkan beberapa pemain matang. Salah satunya yaitu Andritany Ardhiyasa, yang merupakan kiper tim dari Persija Jakarta dan tim nasional Indonesia. Kiper yang mengidolai Fabian Barthez ini pun pernah mengenyam pendidikan keolahragaan di Ragunan. Kematangannya di mistar gawang tak perlu ditanyakan, alasannya kini kiper yang gres berumur 26 tahun ini menjadi penjaga gawang andalan tim ibu kota guna menghalau tendangan lawan.


Pemain Bertahan Mutiara Hitam Terlahir Pula Di Sekolah Keolahragaan Ragunan


Egy Maulana Vikri beberapa bulan terakhir kerap menjadi pembicaraan Sekolah Keolahragaan Ragunan yang Menelurkan Atlet Sepak Bola Tanpa Pernah Bosan


Jauh di timur sana banyak orang mengidolakan Persipura. Lantaran tim tersebut selalu tampil konsisten lewat beberapa putra daerahnya. Apa lagi semasa menjadi perwakilan Indonesia di ajang AFC CUP (kasta kedua serupa Piala UEFA di Eropa), selalu tampil matang ibarat di tahun 2014 yang menjadi semi-finalis sebelum di jegal tim asal Kuwait. Salah satu pemain belakang yang berjasa mengamankan lini belakang Persipura ialah Ruben Sanadi. Memang tak banyak orang tahu dia, namun ia merupakan pemain bertahan yang dikenal disiplin hasil besutan SKO Ragunan.


Bakat Putra Tulehu Pun Mampir Di SKO Ragunan Untuk Mematangkan Kemampuannya


Egy Maulana Vikri beberapa bulan terakhir kerap menjadi pembicaraan Sekolah Keolahragaan Ragunan yang Menelurkan Atlet Sepak Bola Tanpa Pernah Bosan


Putra Tulehu yang mempunyai nama Ramdani Lestaluhu niscaya tidak absurd lagi ditelinga Bung. Lantaran pemain yang satu ini kerap mengisi pos tim nasional Indonesia. Lahir dan besar di kota Maluku, tidak menciptakan talentanya tak tercium hingga ke Jakarta. Hingga hijrah dan menimba ilmu di Ragunan, kemudian menciptakan pemain ini menjadi andalan Persija Jakarta semenjak tahun 2007. Meskipun di tahun 2012 hingga 2013 ia sempat membela Sriwijaya, namun ia kembali pindah ke pangkuan ibu kota hingga sekarang. Dan tentu saja kematangan visi dan misi bermainnya terasah di SKO Ragunan.


Penjaga Gawang yang Pernah Buat Kesulitan Striker Top Belanda, Pernah Juga Mengenyam Pendidikan Sama Dengan Kiper Persija


Egy Maulana Vikri beberapa bulan terakhir kerap menjadi pembicaraan Sekolah Keolahragaan Ragunan yang Menelurkan Atlet Sepak Bola Tanpa Pernah Bosan


Kurnia Meiga Hermansyah sering kali menjadi buah bibir berkenaan kepemimpinannya di bawah mistar gawang. Namun, hal yang paling jadi sorotan pada dikala tim nasional Belanda mengadakan partai persahabatan melawan Indonesia. Kurnia Meiga dikala itu tampil gemilang, bahkan striker sekelas Robin Van Persie pun kesulitan hingga hadirnya meme di internet terkait kepiawaiannya dikala menghalang bola. SKO Ragunan menjadi tempat di mana kiper sekelas beliau mengasah insting sekaligus reflek yang bagus, tentu saja hal itu terbukti di mana kini ia sering kali mengisi tempat di tim nasional Indonesia dan menjadi andalan di Arema.


Mantan Kreator Lini Tengah U-19 yang Menjadi Jawara Asia Tenggara, Mantap Menata Skill Di SKO Ragunan


Egy Maulana Vikri beberapa bulan terakhir kerap menjadi pembicaraan Sekolah Keolahragaan Ragunan yang Menelurkan Atlet Sepak Bola Tanpa Pernah Bosan


Tidak hanya nama Evan Dimas, Hansamu Yama dan Ilham Udin saja yang diingat. Namun, kehadiran Muhammad Hargianto yang merupakan jebolan SKO Ragunan juga patut disemat sebagai pemain yang berjasa membawa Indonesia U-19 menjadi jawara di Asia Tenggara pada tahun 2013 lalu. Adapun kehandalannya di lini tengah membuatnya bergabung dengan beberapa tim besar ibarat Persebaya dan juga Bhayangkara United. Lantas siapa lagi yang bakal lahir dari Ragunan? Kita patut menunggunya Bung.